Agar Jatim Lepas dari Krisis Kesehatan dan Ekonomi, Ini Harapan Pimpinan DPRD Jatim

Surabaya – satu
Presiden RI Joko Widodo tanggapan Indonesia termasuk Jatim segera bangkit dari krisis
Kesehatan dan ekonomi serta membuat loncatan besar mendapat tanggapan dari
pimpinan DPRD Jatim. Mereka berharap ada beberapa langkah yang bisa dilakukan
Agar Jatim bisa lekas keluar dari dua krisis tersebut.

Wakil Ketua DPRD Jatim Anik Maslahan menyatakan bahwa yang
paling penting untuk segera memulai adalah krisis kesehatan. “Dengan
adanya pandemi Covid-19 ini janganlah kemudian menjadikan patah semangat,
kemudian menjadikan lemahnya kita, tetapi justru justru dengan kondisi ini menjadikan
kebangkitan baru untuk menuju lompatan yang lebih besar, ”katanya saat ditemui
setelah paripurna istimewa di Gedung DPRD Jatim, Jumat (14/8/2020).

Dia menandaskan bahwa masalah kesehatan menjadi yang paling
utama. Dengan demikian maka pandemi ini segera hilang yang kemudian berujung
kepada masyarakat Jawa Timur Indonesia ini sehat. Setelah itu baru bisa bangkit
menuju lompatan yang diinginkan oleh Presiden.

“Maka infrastruktur kesehatan harus menjadi prioritas. Apa
artinya seluruh kecukupan anggaran kesehatan dilakukan oleh pemerintah provinsi
ketika masyarakat yang tidak bersama-sama menjalankan protokol kesehatan, ”
tandasnya.

Kemudian setelah itu yang perlu dilakukan adalah pemulihan ekonomi.
Politikus PKB ini mengatakan bahwa saat ini ada Rp 32,5 triliun di Menteri Desa
yang akan difokuskan pada program padat karya. Padat karya ini akan digunakan
untuk merekrut tenaga yang nganggur, tenaga kerja korban PHK, dengan setidaknya
akan mampu mengungkit ekonomi.

Program lain untuk meningkatkan daya beli dan pemulihan ekonomi
juga ada program dari Menteri Tenaga Kerja. “Ada sekitar 15 juta karyawan gajinya dibawah
5 juga akan mendapatkan bantuan 600 ribu per bulan selama 4 bulan, ”tandasnya.

Berharap dana tersebut akan segera bisa dicairkan
bisa mengungkit ekonomi dan daya beli masyarakat. Harapan lebih lanjut akan
dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional sehingga Indonesia mampu
terhindar dari resesi ekonomi.

Upaya lain yang harus dilakukan pemerintah untuk mengentaskan
krisis ekonomi adalah dengan memberikan stimulus pada para pelaku usaha. “Tanggal
27 Juli kemarin Bu Khofifah melaunching program, salah satu diantaranya akan
ada stimulus UKM dan UMKM. Tidak hanya stimulus dalam bentuk bantuan tetapi
juga ada pembinaan yang ini lebih spesifik. Program ini akan langsung dibagi ke
lima Bakorwil yang akan makan. Program ini juga akan menyasar pada kelompok
milenial dengan nama bursa kerja millenial, ”katanya

Anik juga menilai, masih ada titik lemah dalam pengembangan ekonomi di sektor UMKM, di antaranya adalah pada promosi dan pemasaran. Saat ini, promosi sudah masuk pada digitalisasi seiring dengan era revolusi industri 4.0. Maka kelompok milenial inilah yang bisa bergerak, sehingga kelompok milenial akan menjadi kekuatan besar untuk menuju lompatan seperti yang presiden. “Itu harapan saya, itu tidak hanya orientasi tetapi seperti yang dicontohkan oleh Pak Presiden, kita harus mengubah. Dari program orientasi menjadi gerakan dari orientasi menjadi orientasi kinerja, kerja rutin menjadi kerja yang efektif. Maka implementasi itu yang perlu dilakukan di Jawa Timur ini, ”tandasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Jatim, Anwar Sadad juga mengatakan
bahwa Presiden ingin menggalakkan membeli produk dalam negeri. Terlebih lagi
Indonesia sudah beberapa kali mengalami episode krisis. Sehingga lanjutnya yang
dibutuhkan adalah adanya stimulan ekonomi. “Stimulan itu nanti akan lebih
diarahkan pada sektor UMKM karena sektor yang relatif lebih imun
berbagai macam kerisisi, ”tandasnya.

Harapan adanya simultan ekonomi pada sektor UMKM itu karena
mereka ini adalah para pelaku ekonomi yang cukup kuat meski kecil dibandingkan
dengan pelaku ekonomi yang lebih besar. “Buat apa memberikan pada yang besar
tapi gopok (keropos), lebih baik memberikan pada yang kecil tapi kecil ini
mentes, gitu lho, ”pungkasnya. (ufi)

Source link

Menindaklanjuti Pidato Presiden, Walikota Madiun Akan Percepat Pelaksanaan Program

Madiun – Pemerintah Kota Madiun dan DPRD mendengarkan dan mendengarkan Kenegaraan Pidato oleh Presiden Joko Widodo secara virtual. Sebagai tindak lanjut dari pidato Presiden tersebut, Pemkot Madiun akan mempercepat realisasi program-program pemerintah yang masih belum terlaksana.

Rapat Paripurna Khusus tersebut digelar di DPRD Kota Madiun dan dihadiri Wawalikota, Sekretaris Daerah, dan Komandan Kodim 0803 Kota Madiun. Sementara itu para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengikuti dari Gedung Goverment Chief Information Officer (GCIO)

Walikota Madiun, Maidi menyampaikan pidato atas Pidato Kenegaraan dari Presiden Jokowi. Dia mengatakan bahwa semua daerah harus mengeluarkan yang ada untuk membangkitkan perekonomian pandemi Covid-19 yang masih berlangsung ini.

“Semua kegiatan yang ada di daerah, di tengah pandemi semua potensi yang dikeluarkan. Harus melakukan lompatan-lompatan khususnya di bidang ekonomi. Saya kira atensi dari Presiden luar biasa, itu bagus sekali untuk pelajaran kita bersama, ”tuturnya pada Jumat (14/08/2020).

Maidi juga berada pada saat ini di DPRD Kota Madiun seakan berlari marathon. Akibat adanya Covid-19 ini, akhirnya program-program yang kemarin belum dilaksanakan, maka harus segera dilaksanakan. “Kita percepat, kita laksanakan tepat waktu, mungkin maju. Perencanaan yang semula selesai September, maju mungkin Agustus selesai, ”kata Maidi.

Maidi juga dampaknya bahwa dampak pandemi terhadap ekonomi di Kota Madiun memang ada, namun tidak sampai krisis. Hal tersebut karena adanya dukungan dari DPRD Kota Madiun.

“Saya kira pengaruhnya untuk Kota Madiun ini tetap ada, sementara sudah tindak lanjuti. Semua kegiatan ekonomi kita buka. Sehingga pengaruh yang signifikan atau krisis itu tidak ada. Cuma kegiatan ini semua hrus protokol protokol, ”katanya.

Program-program pembagunan untuk masyarakat, khususnya yang disampaikan Presiden tersebut akan dikebut, terlebih dahulu yang berkaitan dengan pertumuhan ekonomi.

“Ini yang kita pertumbuhan gas ekonominya dan Covid-19 kita rem. Untuk Kota Madiun, Dewan-dewan yang terhormat semuanya mendukung apa yang kita rencanakan, ”jelas Maidi.

Ketua DPRD Kota Madiun, Andi Raya menanggapi hal serupa. Bahwa inti dari Pidato Kenegaraan tersebut adalah semua kegiatan yang harus fokus penanganan Covid-19. Secara khusus telah jabarkan perubahan anggaran KUAPPS 2020/2021.

“Kurang lebih sama intinya, Presiden secara nasional agar kita lebih serius di Covid-19. Satu sisi dibentuk Satgas Covid-19 secara nasional, di daerah itu juga ada untuk peningkatan atau pemulihan ekonomi. Kita secara khusus, lebih pada bidang ekonomi menengah kebawah, umkm kita bantu semaksimal mungkin, ”pungkas Andi. (Ger)

Source link

Manufaktur Apple Buka Lowongan Kerja untuk Produksi iPhone 12

Laman Apple Insider, dikutip
Selasa (11/8/2020), melaporkan Foxconn, salah satu manufaktur besar iPhone,
sudah mulai merekrut pekerja untuk pabrik di Zhengzhou, Cina.

Rencana itu sejalan dengan niat Apple segera mulai produksi iPhone 12 yang akan dirilis menjelang akhir tahun ini.

Pabrik Foxconn di Zhangzhou disebut buka lowongan hampir untuk satu juta pekerja, jauh lebih banyak dari pekerja mereka saat bukan musim produksi (off-season) yang dapat puluhan ribu.

Laman tersebut menulis Foxconn setiap tahun memang membuka lowongan ketika akan memproduksi iPhone, namun, perekrutan pekerja tahun ini terlambat dibandingkan 2019 lalu.

Tahun lalu, Foxconn membuka lowongan pada Juli, sebulan kemudian, iPhone diluncurkan.

Keterlambatan pembukaan lowongan kerja di Foxconn senada dengan pernyataan CFO Apple, Luca Maestri akhir Juli lalu kepada investor, bahwa pemberitahuan iPhone akan dilakukan.

“Tahun lalu, kami mulai menjual iPhone pada akhir September. Tahun ini, kami perkirakan pasokan tersedia beberapa minggu kemudian, ”kata Maestri, dikutip dari The Verge.

Klaim yang menyebutkan menyebutkan Apple memesan Foxconn untuk memproduksi sekitar 80 juta unit iPhone 12, namun, karena situasi, manufaktur harus mengubah regulasi, yang bisa menyebabkan jumlah pesanan yang berkurang signifikan (Ant).

Source link

Gubernur Khofifah Harap ISEF 2020 Jadi Stimulus Pemulihan Ekonomi

Batu – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengharapkan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2020 bisa menjadi salah satu stimulus bagi pemulihan ekonomi nasional.

Hal itu disampaikan saat acara Kick Off 7th ISEF 2020 yang dibuka secara virtual bersama Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin di Ballroom Hotel Amarta Hills Batu pada Jum’at (7/8/2020) pagi.

Pada ISEF 2020 ini, Jatim mendapat penghormatan menjadi tuan rumah untuk penyelenggaraan Festival Ekonomi Syariah (FESYar) 2020 regional Jawa yang akan digelar pada Oktober mendatang.

Bersama dua provinsi lain, yaitu Sumatera Barat bulan September dan Nusa Tenggara Barat bulan Agustus, Jawa Timur akan turut menjadi bagian dari agenda ekonomi syariah terbesar di Indonesia bahkan internasional ini.

Di tengah masa pandemi COVID-19 saat ini, Khofifah menyebut jika suasana dalam sulit seperti saat ini harus ada berbagai upaya kreatif dan inovatif untuk membangkitkan perekonomian di masyarakat.

“Kami berharap Fesyar 2020 ini dapat menjadi stimulus bagi proses pemulihan keuangan di Indonesia,” ungkap orang nomor satu di Jatim ini.

Tidak diketahui FESYar tahun 2019 untuk regional Jawa yang diselenggarakan di Jawa Timur catatankan transaksi 19,26 Trilliun. Catatan ini menjadi capaian tertinggi dibandingkan capaian regional Sumatera (2,11 Trilliun) dan kawasan timur Indonesia (2,6 Trilliun).

Khofifah menjelaskan, penyelenggaraan ekonomi Syariah di Jawa Timur telah dilakukan di berbagai aspek. Bebas dari produk fashion, makanan halal, hotel dan wisata syari’ah, UMKM, produk pertanian dan perbankan syari’ah.

Sejalan dengan itu mengingat di Jawa Timur lebih dari 6000 pesantren, maka pemberdayaan ekonomi pesantren di Jawa Timur terus menguat.

Khsusnya untuk pesantren antara lain dilakukan melalui program OPOP (One Pesantren One Product), penyelenggaraan pelatihan Juleha (Juru Penyembelehan Halal) serta inisiasi produk halal, keuangan syari’ah, dana sosial syari’ah dan ikhtiar penguatan ekonomi syari’ah lainnya.

Oleh karena itu, melalui FESYar 2020, diharapkan juga memberi dampak dan manfaat yang besar bagi masyarakat secara luas.

“Mudah-mudahan FESYar 2020 ini bisa memberi manfaat dan keberkahan yang luas bagi bangsa Indonesia,” harap Gubernur perempuan pertama Jatim ini.

Harapan besar juga disampaikan oleh Wapres Prof. Dr. KH. Ma’ruf Amin. Dirinya berharap agar Indonesia dapat menjadi referensi negara-negara lain di dunia dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah.

“Saya sangat mendukung penyelenggaraan ISEF sebagai upaya mendorong ekonomi dan keuangan syariah agar menjadi arus utama kebijakan nasional dan internasional. Sekaligus menjadikan Indonesia sebagai referensi dunia dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, ”ujar orang nomor dua di Indonesia ini.

Terlebih, melalui bahkan berskala internasional ini, saya berharap bisa memperluas kerja sama internasional bagi para pelaku ekonomi khususnya yang berbasis syariah. (ufi / ist)

Source link

Presiden Jokowi: Indonesia Punya 30 Bandara Internasional, Kebanyakan!

Presiden Jokowi tiba di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya dan disambut Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran, Kamis, (9/7/2020) -Ant

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencatat delapan bandar udara (bandara) internasional di Indonesia yang jadi hub dan super hub untuk mentransformasi industri penerbangan dan pariwisata.

“Saya mencatat ada bandar udara internasional yang dihapus jadi hub dan super hub, Bandara Ngurah Rai (Bali), Seokarno Hatta (Banten), Kualanamu (Sumatera Utara), Jogjakarta, Balikpapan (Kalimantan Timur), Hassanudin (Sulawesi Selatan), Sam Ratulangi (Sulawesi Utara), dan Juanda (Jawa Timur), ”kata Presiden Jokowi dalam rapat terbatas mengenai penggabungan BUMN Aviasi dan Pariwisata di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (6/8/2020).

Pemerintah sedang mengkaji kemungkinan untuk menggabungkan sektor BUMN penerbangan dan pariwisata agar industri di kedua sektor tersebut bisa lebih kokoh dan memiliki bisnis yang terakselerasi.

Presiden Jokowi meminta jajarannya untuk mengkaji bandara-bandara yang tidak jadi hub dan super hub sesuai letak geografis dan karakter wilayahnya.

“Kita harus berani tentukan bandara yang tidak jadi internasional hub,” ujar Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi melihat saat ini jumlah hub penerbangan di Indonesia terlalu banyak dan tidak merata. Saat ini, Indonesia memiliki 30 bandara internasional. Dia membandingkan dengan negara lain yang tidak memiliki bandara internasional sebanyak Indonesia.

“Apakah perlu sebanyak ini? Negara-negara lain saya kira tidak melakukan ini. Coba dilihat, dan sembilan persen lalu lintas terpusat hanya di empat bandara, di Seokarno Hatta, Ngurah Rai Bali, Juanda, dan Kualanamu, ”ujar dia.

Pada kuartal II 2020 industri menjadi sektor yang sangat terpukul oleh kontraksi ekonomi. Jumlah wisatawan yang bepergian ke Indonesia hanya 482 ribu orang di periode tersebut atau menurun 81 persen di kuartal ke kuartal dan turun 87 persen secara tahunan (Ant).

Source link

Untuk Bisa Bertahan di Tengah Pandemi, UMKM Harus Bergotong Royong

Sidoarjo – Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebagai unjung tombak ekonomi bangsa harus tetap mampu bertahan di tengah guncangan pandemi covid-19. Untuk itu, UMKM harus bergotong royong.

Hal itu disampaikan akademisi dan aktifkan UMKM Sidoarjo, Samsul Hadi saat berkunjung ke salah satu UMKM penjahit tas dan baju milik Rosita di Pekarungan, Sidoarjo beberapa waktu lalu.

“Saya mengapresiasi UMKM di tengah pandemi ini terus bertahan dan tetap bertahan hidup, bagaimana kita semua dengan gotong royong bersama-sama terus bergerak menumbuhkan rasa kepercayaan bahwa kita mampu melewati ini semua, menumbuhkan UMKM yang sehat tangguh dan handal,” kata Samsul yang juga Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Sidoarjo.

Dia menambahkan bahwa dalam kondisi Pandemi Covid-19 ini, dampak yang alami bangsa ini sangat luar biasa. Bahkan tidak hanya bangsa Indonesia saja, tapi berbagai negara lain yang terdampak Covid-19 juga merasakan hal yang sama.

“Semua yang terlibat dengan sektor kesehatan ekonomi pendidikan sosial budaya. Dalam sector kesehatan kita sangat berharap kepada dokter perawat sebagai garda terdepan dalam kesehatan, sektor pendidikan kita sangat berharap kepada ibu / bapak guru sebagai pahlawan pendidikan dan tidak lupa walimurid garda paling berjasa dalam pendidikan dalam massa pandemi covid 19, begitu pula sektor ekonomi kita sangat berharap kepada UMKM, sebagai ujung tombak pahlawan ekonomi bangsa kita ”ucap pria yang juga akrab dengan sapaan Cak Sul ini.

Samsul Hadi

Di samping itu ada beberapa faktor yang mengalami gangguan dalam perkembangan UMKM. Menurut ketua UMKM Penjahit Rosita, jualan yang dialaminya lebih dari bahan baku.

“UMKM khususnya di bidang penjahit kali ini sangat kesusahan karena bahan baku yang sangat mahal serta daya jual masyarakat sendiri yang lebih memilih produk Import. Saya sangat berharap PDI Perjuangan dan masyarakat dapat membantu dengan cara membeli produk lokal. Kami juga sudah memasarkan produk kami lewat Online dan bisa juga pengiriman gratis murah, ”ujar Cak Sul. (Ufi / i)

Source link

AirAsia Indonesia: Pemulihan Bisnis Terkendala Covid-19

PT AirAsia Indonesia Tbk. (CMPP) memproyeksikan upaya pemulihan
kinerja pada semester II / 2020 masih terkendala oleh kenaikan nilai kasus
Covid19. Terkait pada semester I / 2020 terkontraksi akibat berhentinya
Dibutuhkan operasional selama tiga bulan.

Berdasarkan
data Badan Pusat Statistik (BPS) hingga kuartal II / 2020, sektor transportasi
dan pergudangan khusus angkutan udara minus 80
persen dibandingkan dengan kuartal yang sama pada tahun lalu. Sebelumnya, pada
kuartal I / 2020 sektor ini memang sudah lebih dari 13,21
persen.

Perusahaan
Sekretaris AirAsia Indonesia Indah Permatasari Saugi mengatakan pandemi Covid-19
saat ini masih menunjukkan jumlah jumlah yang cukup tinggi
di beberapa kota besar di Indonesia. Hal tersebut masih menjadi prioritas utama
dalam memperbaiki kinerja pada semester II / 2020 ini.

Selain itu
itu memperpanjang masa guna sosial di beberapa wilayah dan semakin
ketat
Mulai berjadwal belum juga membaik.

“Keadaan ini juga mendukung perusahaan yang ada di sini, di mana di dalam pemerintah meningkatkan ke depan, di luar negeri,” kata Indah, Rabu (5/8/2020).

Sejak 1 April 2020 Air Asia Indonesia memang telah menutup seluruh penjadwalan baik domestik maupun internasional. Langkah ini diambil sebagai respons atas merebaknya penyebaran Covid-19 di Indonesia mulai Maret 2020.

Sejak saat itu, Air Asia Indonesia hanya menerbangkan pesawat Piagam atau pesawat yang sifatnya ad hoc berdasarkan kondisi tertentu.

Pada 19
Juni 2020, lanjutnya, layanan mulai diluncurkan nasional baru
melakukan pembicaraan jadwal penerbangan internasional dan domestik
3 hari berhenti beroperasi
sementara.

Secara
otomatis, selama masa hibernasi tersebut, perusahaan hanya melayani penerbangan
charter penumpang dan angkutan baik untuk keperluan perjalanan pemerintah, swasta,
organisasi, serta komunitas masyarakat
internasional dengan persetujuan dari otoritas terkait.

“Saat
ini kami sedang mengembangkan untuk memulihkan minat dan kepercayaan masyarakat untuk
Bepergian menggunakan transportasi udara selama masa adaptasi kebiasaan baru
Sesuai dengan arahan Kementerian Perhubungan, ”jelasnya.

Menurutnya,
karyawan tetap bekerja untuk memenuhi kebutuhan transportasi udara
untuk perjalanan penumpang atau barang untuk penerbangan domestik juga
internasional dengan menggunakan protokol keamanan dan kesehatan yang berlaku.

Sementara
itu, dari sisi pengelolaan biaya, dilakukan nasional masih melakukan
Penghematan biaya kebijakan di setiap lini dan melakukan negosiasi ulang biaya yang
terkait dengan operasional pemasok dan pemegang kepentingan (Ist).

Source link

Khofifah Ingin Coklat Mojokerto Jadi Oleh-oleh Jamaah Haji

Mojokerto – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa ingin produk coklat lokal oleh-oleh para jamaah haji dan umroh. Untuk itu, dalam waktu dekat akan mengkoordinasikan dengan Kanwil Kemenag Jawa Timur dan juga Angkasa Pura.

Hal itu disampaikan Khofifah saat bertemu sapa bersama gapoktan petani cokelat di Desa Wisata Bumi Mulyo Jati Mojopahit Desa Randugenengan, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, Selasa (4/8/2020) sore.

Selain itu, Gubernur Khofifah juga mendorong pengembangan wisata desa Bumi Mulyo Jati Mojopahit ini bisa lebih maksimal termasuk pada wisata edukasinya. Terutama juga optimalisasi petik olahraga kemas dari produk cokelat. Dengan demikian akan meningkatkan nilai jual cokelat yang dihasilkan dari gapoktan di Mojokerto.

Khofifah menandaskan bahwa dia ingin agar produk olahan coklat dari Mojokerto dan daerah lainnya di Jatim seperti Blitar dan Madiun bisa ikut dijual dengan menyasar jemaah haji tahun mendatang dan membeli di Juanda.

Sebab, jika membandingkan belanja oleh-oleh cokelat dari negara lain, lebih baik belanja oleh-oleh dari Jawa Timur yang berkualitas dan berkahnya juga tidak kalah.

“Tinggal nanti dari sini mengkomunikasikan pada para jamaah haji, itu coklat di sini yang ditanam dengan bismillah, disirami dengan salawat dan dipanen dengan alhamdulillah. Jadi nggak kalah berkah lah, ”ucap Khofifah.

Di sisi lain, Wisata Desa Bumi Mulyo Jati Mojopahit Desa Randugenengan, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto kini mulai ramai didatangi kembali wisatawan. Namun para wisatawan yang datang tetap menegakkan protokol kesehatan dengan ketat. Seperti mengenakan topeng, jarak dan juga mencuci tangan.

Dalam peluang itu, Khofifah juga mendorong para pelaku usaha ultra mikro, mikro, kecil maupun menengah untuk mengajukan kredit atau pinjaman guna memulihkan ekonomi di tengah-tengah pendemi covid-19.

Pasalnya, saat ini Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jawa Timur juga Bank UMKM Jawa Timur memiliki dana yang cukup dan siap untuk disalurkan bagi para pelaku usaha yang didukung UMKM.

Hal tersebut menjadi pesan yang disampaikan oleh Gubernur Khofifah saat bertemu sapa bersama gapoktan petani cokelat di tersebut. Karena di Kabupaten Mojokerto ini terdapat 1.337 orang petani yang tergabung dalam 22 gapoktan di 18 kecamatan. Mereka yang biasa mengirim produk panen coklat untuk kemudian diolah, dikemas, dan dijual dalam aneka jenis produk berharga tinggi.

“Hari ini Bank UMKM dan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jatim memiliki dana yang siap dicairkan. Jadi saya titip pesan jika ada kelompok tani yang memerlukan pinjaman saya minta disegerakan melakukan pengajuan, ”ungkap Gubernur Khofifah.

Secara khusus gubernur perempuan pertama di Jawa Timur ini memesankan agar siapa saja yang membutuhkan dana permodalan agar dapat diakses untuk pengajuannya.

Tentunya dari pihak bank akan melakukan seleksi dan juga peninjauan tentang kelayakan. Namun demikian, begitu ditegaskan Gubernur Khofifah saat ini di bank plat merah milik Pemprov Jatim sedang gencar melakukan penyaluran pinjaman guna mendorong pertumbuhan ekonomi dari UMKM.

Ditegaskan gubernur yang juga pernah disetujui sebagai Menteri Sosial ini, syarat pandemi penyebab kondisi bank yang sedang berusaha keras agar kredit tersalurkan.

“Dana pihak ketiga di BPD Jatim sekarang Rp 66 triliun yang tercairkan baru Rp 39 trilliun. Belum lagi sekarang ini Kemenkeu akan menambah dana stimulus Rp2 trilliun. Saya sampaikan itu kalau bank terlalu cair itu bagus. Maka harus segera dicairkan, ”tegasnya. (ufi / ist)

Source link

Kota Madiun Deflasi 0,04% Pada Juli 2020

Madiun – Kota Madiun mengajukan deflasi sebesar 0,04% berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Madiun. Hal tersebut menyebabkan persaingan kebutuhan pokok yang mengalami penurunan harga kenaikan angka penjualan selama Juli 2020.

Kepala BPS Kota Madiun, Umar Sjaifuddin mengatakan bahwa stok kebutuhan pokok dipasaran melimpah, namun daya beli masyarakat menurun sejak awal pandemi Covid-19. Hal ini terjadi kebutuhkan pokok harga, terjadi pada bawang putih, bawang merah, beras, daging ayam ras, dan gula pasir.

“Stok bahan kebutuhan utama di pasaran cukup banyak. Namun penurunan daya beli masyarakat sudah mulai sejak pendemi dimulai sehingga terjadi deflasi, ”tuturnya.

Dia memaparkan itu, kelompok makanan, dan minuman menjadi penyumbang deflasi tertinggi sebesar 0,2172%. Hal ini menjadi satu-satunya yang menjadi penyumbang deflasi, karena kelompok jasa keuangan, informasi dan komunikasi juga menyumbang angka deflasi sebesar 0,0187%.

Deflasi tidak hanya terjadi di Kota Madiun. Secara nasional, deflasi Juli 2020 sebesar 0,10% sedangkan untuk Jawa Timur sebesar 0,29%.

Hal serupa dilaporkan oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Madiun (Disperindag), Gaguk Haryono, yaitu saat ini barang-barang saat ini harga sesuai dengan jumlah permintaan lebih kecil dari stok yang tersedia.

“Bertepatan sekali dengan panen raya, sedangkan orang yang punya banyak, restoran juga masih banyak yang penjualan karena omzetnya meningkat. Hal ini sudah pasti berdampak pada persaingan, ”jelas Gaguk.

Lebih lanjut Gaguk mengatakan bahwa itu adalah rutin berkoordinasi dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Diperta) terkait pengendalian harga produk-produk pertanian agar tetap stabil.

“Tetap siap, agar harganya dikeluarkan tapi tidak sampai jatuh. Kami dengan Dinas Pertanian menyetujui, mungkin dari Dinas Pertanian ada teknis-teknis tertentu terkait pengelolaan hasil panen, itu kan ada di sana, jadi pomo ben awet pie carane, ”pungkasnya. (Ger)

Source link

Huawei Pecahkan Rekor Bisa Menyalip Samsung

Untuk
pertama kali, pengiriman produk ponsel pintar Huawei melaju ke posisi
pertama pada kuartal II / 2020 di tengah tekanan sanksi dari Amerika Serikat dan
sekutunya.

Pengiriman
Huawei mencapai 55,8 juta atau mengumpulkan pasar ponsel pintar pada kuartal
II / 2020. Meski demikian, angka ini diberikan hingga 5 persen dibandingkan periode
yang sama tahun lalu.

Posisi kedua
ditempati oleh Samsung dengan jumlah pengiriman sebesar 53,7 juta atau turun
30 persen tahun ke tahun (yoy).

Di sisi
lain, pengiriman Huawei ke luar negeri merosot 27 persen pada kuartal II / 2020
yoy hasil sanksi dari Amerika Serikat. Alhasil, pengiriman Huawei ke pasar
Cina terdongkrak 8 persen dan saat ini lebih dari 70 persen produknya
dipasarkan di Negeri Tirai Bambu ini.

“Ini adalah
hasil yang menggembirakan yang diprediksi sebagian orang pada tahun lalu. Jika
bukan karena Covid-19, ini tidak akan terjadi. Huawei telah memanfaatkan
Kembalikan ekonomi Cina untuk mendongkrak bisnisnya, ”kata analis senior
Canalys, Ben Stanton.

Lebih
lanjut, Samsung hanya memiliki pasar yang sangat kecil di Cina yaitu
kurang dari 1 persen. Ekonomi di pasar utama Samsung yaitu Brasil, India, dan
Amerika Serikat cukup terpancar dari pandemi Covid-19.

“Menjadi nomor
satu adalah cukup penting bagi Huawei. Huawei sangat ingin ditampilkan
kekuatannya di pasar domestik, penyuplai komponen, dan developer. Perusahan ini
harus meyakinkan mereka untuk menginstal dan memuji kesuksesannya
khalayak luas, ”jelas analis Canalys Mo Jia.

Kendati
demikian, dia mengemukakan sangat sulit bagi Huawei untuk mempertahankan
posisi saat ini dalam jangka panjang.

“Mitra-mitra penting di pasar seperti Eropa, mulai Huawei, mengurangi produknya, dan membawa merek baru untuk mengurangi risiko. Kekuatan China saja tidak cukup untuk menolong keberlanjutan Huawei di pasar global, ”urainya. Artikel ini sudah tayang di E-Paper Lentera Hari ini edisi hari ini (Selasa, 4/8/2020) -Ist / abh.

Source link